Hanura Jabar Kubu Wisnu Tarik Duķungan untuk Paslon “Rindu”

Hanura Jabar Kubu Wisnu Tarik Duķungan untuk Paslon “Rindu”

BANDUNG.WM – Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat  Wisnu Purnomo menyatakan, pihaknya menarik dukungan terhadap paslon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu).

WisnuPurnomo yang merupakan ketua DPD Hanura kubu Daryatmo ini mengatakan, pihaknya mengalihkan dukungan 99 persen kepada paslon TB.Hasnudin-Anton Charliyan (Hasanah).

Menurutt Wisnu, setelah dikabulkannya gugatan hasil Munaslub Bambu Apus di PTUN Jakarta 19 maret 2018, secara otomatis pihaknya merupakan pengurus DPD Hanura Jabar yang mempunyai “Legal Standing” dan berhak mengambil langkah kebijakan partai Hanura Jawa Barat, baik restrukturisasi dan reposisi termasuk pada Pilgub Jabar serta Pilkada di 16 kabupaten/kota.

“DPD Hanura Jawa Barat diberikan kesempatan atau wewenang apabila di dalam proses Pilgub maupun Pilbup dan Pilwali diseluruh Jawa Barat diberikan wewenang pengalihan paslon, maka kita akan mengajukan ke DPP terutama untuk Pilgub,”ungkap Wisnu kepada media, Senin malam (26/3/2018).L

Lebihlanjut Wisnu menegaskan, pihaknya sudah melayangkan pengajuan rekomendasi penarikan dukungan tersebut ke DPP Hanura yang dikomandoi oleh Daryatmo, 2 Minggu yang lalu.

“Meskipun itu tidak mengugurkan surat pengusungan, tetapi kelihatannya kami akan mengalihkan dukungan kepada pasangan Hasanah,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan surat rekomendasi penarikan dukungan terhadap pasangan Rindu, dapat diterima oleh DPD Hanura Jawa Barat Minggu depan. Setelah diterima SK penarikan dukungan, DPD Hanura Jabar ungkap Wisnu, segera mendeklarasikannya ke seluruh DPC Hanura Jawa Barat untuk pengalihan dukungan.

Selain Pilgub Jabar, Hanura Jawa Barat juga mengalihkan dukungan di Pilbup Kuningan. Sebelumnya pengusungan diberikan kepada paslon Acep  Purnama-M.Ridho Suganda, kepada paslon Toto Taufikurohman Kosim-Yosa Octora Santono.

Sementara terkait dikabulkannya gugatan hasil munaslub Bambu Apus di PTUN Jakarta, dengan nomor penetapan 24/G/2018/PTUN-JKT, menurut Wisnu, pengurus lama tidak memiliki legal standing untuk melakukan kegiatan organisasi, termasuk ketua DPD Hanura Jawa Barat sebelumnya HM Aceng Fikri.

“Kader partai di Jabar di minta untuk tenang, bekerja sesuai dengan oragniasasi.DPD akan melakukan reposisi dan perubahan di DPC-DPC se Jawa Barat,” pungkasnya. (Fk)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *