14 UMKM Sukabumi Ikut Meriahkan event Gebyar Pariwisata

14 UMKM Sukabumi Ikut Meriahkan event Gebyar Pariwisata

SUKABUMI. WM – Hasil produk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Sukabumi terus digenjot dalam pemasaran. Bahkan belum lama ini, belasan UMKM di pamerkan di Bandung oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi.

Selin itu juga, pihak DPMPTSP ikut bertanggungjawab untuk membantu pengembangan potensi produk lokal agar memiliki daya saing tinggi serta bisa mendapatkan peluang yang akan melakukan investasi terhadap pelaku UMKM.”DPMPTSP itu, selain mengurusi pelayanan  perijininan, juga melakukan pendataan, pengkajian, serta mengembangkan potensi UMKM,”ujar kepala DPMPTSP Kota Sukabumi Beni Haerani yang didmapingi oleh Kasi Promosi dan Kerjasama Emi Supartini kepada Walimedia.com, Selasa (27/03).

Belasan produk yang dilibatkan dalam pameran di Bandung itu, kata Beni, dalam event Gebyar Pariwisata, Perdagangan,UMKM, Investasi Perikanan, Pangan, dan Industri Nasional Tahun 2018.”Selama dua hari (22-25/03) lalu UMKM buka stand disana, tepatnya di Bandung Trade Center (BTC) Fashion Mall. Ada 14 UMKM yang dilibatkan, diantaranya batik kenari, mochi lampion, kue jahe animo, sumpia, sagon jadul, dodol, sagon bakar, permen jahe, permen asem, keripik sehi, dompet kenari,”ujar Beni.

Dari 14 produk yang dipamerkan itu lanjut Beni, ada beberapa produk yang menjadi perhatian para pengunjung seperti batik kenari dan mochi lampion.”Alhamdulillah produk asal kota sukabumi tidak kalah menarik dengan kota-kota lainya.Terbukti banyak yang ingin tau dan terjadi transaki jual beli,”ujarnya.

Beni menambahkan, tujuan keikutsertaan acara ini sebagai salah satu sarana promosi investasi dan untuk memperluas koneksi mitra kerja sama investasi dengan kota dan kabupaten lainya, mempromosikan produk unggulan daerah UMKM dan kerajinan kepada masyarakat sehingga dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan peluang dan penetrasi pasar, dan memperluas kesempatan investasi serta peluang usaha lainnya.”Selain itu adanya direct selling antara seller dan buyer sehingga menjadikan iklim perdagangan yang kondusif bagi produk unggulan daerah khususnya produk Kota Sukabumi,”terang Beni.

Hal senada juga dikatakan oleh  Emi Supartini, selain untuk membantu pengembangan dan pemasaran, banyak produk UMKM di Kota Sukabumi yang mampu bersaing dengan produk luar daerah, bahkan pihaknya mengaku tak sedikit UMKM sering dilibatkan dalam pameran di  berbagai daerah. Bahkan salah satu pengarjain batik di kota sukabumi di lirik oleh daerah luar yang saat ini terus berlanjuta”Batik kenari salah satunya yang sudah menjalin kerjasama dengan masyarakat Papua. Maksudnya, batik kenari ini sudah menjadi langganan orang papua,”ujar Emi.

Apalagi lanjut Emi, event pameran itu merupakan ajang yang sangat bagus karena bisa memperkenal beragam produk, terutama dari para pelaku UMKM. Banyak produk para pelaku UMKM maupun ekonomi kreatif dari Kota Sukabumi yang berkualitas di bawah binaan DPMPTSP. Karena itu, setiap event pameran, pihaknya selalu mengikut sertakan para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka.”Kita akan mengikutsertakan para pelaku UMKM di bawah binaan kami dalam setiap kegiatan pameran, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,”pungkasnya.(Ardan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *