POLITIK

Pemekaran, Olahraga Serta Asupan Makanan Jadi Obrolan Di Sukabumi

SUKABUMI, WM– Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu melakukan kontrak politik dengan sejumlah tokoh di Cianjur Selatan dalam lawatan kampanyenya pada Minggu (4/3/2018) lalu di Tanggeung, Cianjur.

Menurutnya, dirinya melakukan kontrak politik dengan sejumlah tokoh di Cianjur selatan kalau bila menang, maka Cianjur Selatan harus dimekarkan.

“Tuntutan masyarakat yang meninginkan pemekaran, ada dua kerangka yaitu mendekatkan pelayanan ke masyarakat dan kedua kesejahteraan yang insya Allah bisa tercapai,” ujar Syaikhu kepada awak media usai menemui warga pasar di Cibadak, Selasa (6/3/2018).

Syaikhu mencontohkan Kota Bekasi yang memisahkan diri dari Kabupaten Bekasi, 21 tahun berpisah saat ini Kota Bekasi jumlah APBD nya melampaui kabupaten induknya.

“Contoh Kota Bekasi, baru 21 tahun pemekaran dan bisa menjadi contoh yang sukses. Kota Bekasi saat ini sudah hampir sama bahkan APBD nya melampaui kabupaten induknya,” ujar cawagub Sudrajat ini.

Diakuinya soal pemekaran merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun ia berjanji kebijakan ini akan ia dorong apabila memimpin Jabar nanti. “Sekarang kan masih moratorium (pemekaran), namun ketika moratorium dibuka ini akan menjadi skala prioritas,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan hal itu, Syaikhu juga berharap kepada masyarakat Cianjur Selatan untuk mempersiapkan sejumlah persyaratan. “Utamanya adalah Sumber Daya Manusia (SDM), inventarisir berbagai potensi daerah. Semoga pemekaran ini betul-betul bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat,”katanya.

Di Sukabumi, selain ke Pasar Cibadak, Syaikhu mendatangi sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak dan melakukan Shalat Dzuhur bersama. Beratnya kampnaye politik, membuat Syaiku harus fit dalam menjalankan sosialisasi kepada masyarakat. Untuk itu dia selalu berolahraga serta menjaga asupan makanan. “Kemaren saya datangi Ust Arifin Ilham, dan beliau memberikan madu,” ujarnya.

Selain madu, lanjut Syaiku, air zam-zam selalu dibawa dalam mobilnya. “Coba awak media cobain dulu anggur dan madu hitam ini biar liputannya fit,” candanya sambil menutup pembicaraan. (Adisty)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

To Top
%d blogger menyukai ini: