SEPUTAR JABAR

Kabupaten Sukabumi Jadi Tuan Rumah (MTQ) XXXV Tingkat Jabar

Kabupaten Sukabumi terpilih sebagai tuan rumah dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXV tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2018 - Walimedia.com

SUKABUMI.WM – Kabupaten Sukabumi terpilih sebagai tuan rumah dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXV tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2018. Kegiatan tahunan ini akan dilaksanakan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada 14-20 April 2018. Kegiatan bertema “Jawa Barat sebagai Arena Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Jawa Barat yang Religius, Maju dan Sejahtera Lahir Batin” itu rencananya diikuti oleh 27 Kota/Kabupaten se Jawa Barat.

Rencananya kegiatan tersebut akan dibuka secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada 14 April 2018 di Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Bahkan akan ada hiburan oleh Doel Sumbang di pembukaan acara dan Wali Band di penutupan MTQ ke XXXV tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2018.

Selain kegiatan MTQ, diselingi juga oleh Pawai Ta’aruf. Di mana setiap Kota/ Kabupaten SUkabumi mengirimkan barisan peserta pawai maksimal 75 orang. Hal itu dengan pakaian yang sesuai daerah bersangkutan. Namun tidak menyimpang dari ketentuan ajaran Islam.Peserta Pawai Taaruf pun akan diadakan penilaian oleh panitia dan mendapatkan piala kejuaraan.

Bahkan dalam kegiatan tersebut ada Pameran Pembangunan Keagamaan. Diharapkan diikuti oleh Kabupaten/Kota seluruh Jawa Barat.

Terkait lomba MTQ sendiri, Setiap perwakilan daerah membawa sekitar 61 orang. Hal itu terdiri dari 54 peserta dan 7 official serta pelatih.

Dalam hal tersebut terdapat tujuh cabang perlombaan. Cabang pertama ialah Tilawah Al Qur’an terdiri dari, Golongan Tartil Al Qur’an putera dan puteri Umur 12 tahun 11 bulan 29 hari.Golongan Anak-anak putera dan puteri

Umur 14 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Remaja putera dan puteri Umur 24 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Cacat Netra putera dan puteri Umur 49 tahun 11 bulan 29 hari.Golongan Dewasa putera dan puteri Umur 40 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Qiraat Al-Qur’an Mujawwad Dewasa putera dan puteri Umur 40 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Qiraat Al-Qur’an Murattal Dewasa putera dan puteri (eksebisi) Umur 40 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Qiraat Al-Qur’an Murattal Remaja putera dan puteri (eksebisi) Umur 24 tahun 11 bulan 29 hari.

Ke dua adalah Cabang Hifzh Al Qur’an terdiri dari,Golongan 1 Juz dan Tilawah putera dan puteri Umur 15 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan 5 Juz dan Tilawah putera dan puteri Umur 20 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan 10 Juz putera dan puteri Umur 22 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan 20 Juz putera dan puteri Umur 22 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan 30 Juz putera dan puteri Umur 22 tahun 11 bulan 29 hari

Ke tiga ialah Cabang Tafsir Al Qur’an terdiri dari, Golongan Bahasa Arab putera dan puteri, yaitu hafalan 30 Juz dan Tafsir Juz VIII.Umur 22 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Bahasa Indonesia putera dan puteri, yaitu hafalan 30 Juz dan Tafsir Juz XI Umur 34 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Bahasa Inggris putera dan puteri, yaitu hafalan  13 Juz pertama (Juz I s.d XIII dan Tafsir Juz IX. Umur 34 tahun 11 bulan 29 hari.

Ke empat ialah Cabang Fahm Al Qur’an, yaitu 1 (satu) regu (kelompok) terdiri dari 3 orang remaja putera dan 1 (satu) regu (kelompok) terdiri dari 3 orang puteri Umur maksimal 18 tahun 11 bulan 29 hari

Ke lima ialah Cabang Syarh Al Qur’an, yaitu 1 (satu) regu (kelompok) terdiri dari 3 orang remaja putera dan 1 (satu) regu (kelompok) terdiri dari 3 orang puteri Umur maksimal 18 tahun 11 bulan 29 hari

Ke enam Cabang Khath Al Qur’an, terdiri dari, Golongan Naskah (Penulisan buku) putera dan puteri. Golongan Hiasan Mushaf putera dan puteri. Golongan Dekorasi putera dan puteri. Golongan Kontemporer putera dan puteri Umur maksimal untuk semua golongan 34 tahun l1 bulan 29hari.

Ke tujuh adalah Cabang Musabaqah Makalah  Al Qur’an (MMQ) putera dan puteri Umur maksimal 24 tahun l1 bulan 29hari.

Musabaqah tersebut diselenggarakan dalam 2 (dua) babak, yaitu babak penyisihan dan babak final, kecuali Cabang Fahm Al Qur’an (MFQ) dan Makalah Al Qur’an (MMQ) diselenggarakan dalam 3 (tiga) babak, yaitu Penyisihan, Semi Final dan Final.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami

 

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, Selaku tuan rumah, seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut gembira dengan penyelenggaraan MTQ ini. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten SUkabumi akan berupaya melaksanakannya dengan sebaik mungkin agar pelaksanaan MTQ ini dapat berjalan lancar dan sukses. “Saya mengajak kepada seluruh peserta untuk bersama-sama menyukseskan MTQ XXXV tingkat Provinsi Jawa Barat. semoga kegiatan ini menjadi salah satu amal soleh dan bentuk pengabdian kita kepada Allah SWT, serta salah satu sarana dzikir dan pikir kita sebagai makhluk kepada kholiqnya,” ucapnya

Bahkan dirinya berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti MTQ, dengan niat utama mengajak segenap umat Islam untuk meningkatkan kemampuan. Khususnya dalam membaca dan mengkaji Al-Qur’an secara baik dan benar. Serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Akhirnya kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan MTQ dan semoga Allah SWT senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan sebagai upaya memuliakan dan mengagungkan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ketua Umum LPTQ Kabupaten Sukabumi Adjo Sardjono mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Khususnya atas kepercayaan yang diberikan kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk menjadi penyelenggara MTQ XXXV tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2018. “Bentuk terima kasih ini,akan kami wujudkan dalam kesuksesan penyelenggaraannya,” terangnya.

Ketua Umum LPTQ Kabupaten Sukabumi Adjo Sardjono

Dia berharap peserta MTQ merasa nyaman atas pelayanan dalam kegiatan MTQ di Kabupaten SUkabumi. Sehingga, bisa mencapai harapan semua, yaitu prestasi yang maksimal. Apalagi MTQ merupakan bagian dari syiar Islam. “Melalui MTQ kita dapat mengetahui, mengkaji dan meneliti kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Banyak kita temukan ayat-ayat yang menjadi landasan motivator dan dinamisator pembangunan disegala bidang. Baik dalam masalah sosial, politik, ekonomi, budaya, pertahanan dan keamanan maupun masalah kemasyarakatan lainnya. Oleh karena itu, saya mengajak kepada para peserta untuk mengikhlaskan niat kita dalam melaksanakan MTQ ini agar dapat menjadi juru syiar Islam yang baik, motivator dan dinamisator pembangunan,” pungkasnya. (Adv)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

To Top
%d blogger menyukai ini: