BOGOR RAYA

E-KTP Tercecer Di Bogor, Komisi II DPR RI Datangi Gudang Penyimpanan BPSDM Bogor

BOGOR, WM – Adanya temuan e-KTP tercecer di Bogor, Anggota Komisi II DPR RI mendatangi gudang penyimpanan aset negara di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Senin (28/5).

Rombongan dari Komisi II DPR RI tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka langsung masuk ke dalam Gudang Aset Kemendagri yang berada di belakang area BPSDM.

Mereka yang hadir adalah Wakil Ketua Komis II Nihayatul Wafiroh, Henry Yosodiningrat, Endro Suswantoro Yahman, Siti Sarwindah, Sutriyono , Firmansyah Mardanoes, dan Aus Hidayat Nur.

Setelah itu, beberapa anggota Komisi II terlihat melakukan pengecekan terhadap kardus-kardus yang berisikan e-KTP di dalam gudang. Mereka pun sibuk memeriksa satu persatu lembar e-KTP tersebut.

Namun, sayangnya awak media yang berada di lokasi untuk melakukan peliputan dilarang mengambil gambar oleh petugas yang berjaga dari BPSDM. Media hanya diperbolehkan mengambil gambar dari luar gudang.

“Maaf, tidak boleh mengambil gambar ya, ini perintah pimpinan kami. Kalau mau lihat silahkan tapi hanya dari sini saja (depan gudang) kata salah satu petugas, kepada awak media di lokasi, Senin (28/4/2018).

Setelah mengecek di dalam gudang, para anggota DPR itu pun keluar dan memberi keterangan kepada wartawan. Wakil Ketua Komisi II DPR Nihayatul Wafiroh menyebut sidak ini untuk mengecek kondisi gudang yang salah satunya menyimpan e-KTP yang rusak atau invalid.

“Jadi di sini menurut cerita staf dukcapil, seluruh KTP yang bermasalah di daerah itu dibawa ke Jakarta (gudang). Mereka membuat laporan mana yang salah dan sebagainya, karena ada yang rusak karena fisik dan data,” ucapnya.

“Selama ini ternyata barang-barang (e-KTP rusak) itu hanya dikumpulkan saja, tapi karena ramai di media ini menggambil tindakan sekarang dipotong,” imbuh politikus PKB itu.

Pihaknya akan memanggil Mendagri Tjahjo Kumolo untuk menjelaskan permasalah KTP ini di DPR. “Kita tentu akan memanggil Mendagri untuk meminta penjelasanya, kita tidak tidak mau nanti ada kasus-kasus yang terjadi pada pilkada,” tuturnya.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan adanya ribuan e-KTP yang tercecer di ruas Jalan Raya Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (26/5). Ribuan e-KTP tersebut terjatuh dari sebuah truk yang tengah membawa e-KTP rusak dari gudang sementara Kemndagri di Pasar Minggu ke gudang di Bogor.

Dari hasil penyelidikan, Polres Bogor memastikan bahwa tercecernya e-KTP tidak ada unsur pidana karena murni kelalaian dari ekspedisi.

Click to comment

Tinggalkan Balasan

To Top
%d blogger menyukai ini: