CIANJUR

Seorang Nenek Wafat, ‘Usai’ Nyoblos

Walimedia.com, CIANJUR – Seorang Nenek asal Kampung Asten, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur dikabarkan tutup usia usai menggunakan hak pilihya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2018. Informasi tersebut tersebar di Instagram (IG) melalui salah satu akun bernama @rustandi_22.

Pada postingannya di pukul 10.00 WIB, Rabu (27/06/2018) akun tersebut, mengunggah dua buah foto. Pertama gambar dirinya memasukan surat suara ke dalam kotak. Kemudian slide selanjutnya menampilkan gambar dirinya yang berada tempat pemakaman umum (tpu), bersama jenazah dibungkus kain kafan tampak akan dimasukan ke liang lahat.

“Alhamdulillah… Setelah menggunakan hak suara untuk Jabar lebih baik dan siapapun pemenangnya lebih amanah, saya dan warga RW.19 Asten langsung memakamkan Jenazah Nene Kujang… Semoga Almarhumah Husnul khotimah. Terima kasih wargaku tercinta atas segala tenaga dan waktunya, semoga allah membalasnya. Amin yra,” begitu tulis akun @rustandi_22 sebagai keterangan postingannya itu.

Setelah ditelusuri mengenai kebenaran dari informasi di atas, ternyata Nenek yang diupload akun @rustandi_22 bernama Atinah binti Matkir. Atinah wafat di usianya yang ke 73 tahun. Nenek tersebut lahir pada 10 Agustus 1945 dan meninggal 26 Juni 2018.

Ternyata nenek tersebut meninggal satu hari sebelum pelaksanaan Pilgub Jabar 2018 digelar, sehingga informasi yang disebarkan melalui akun @rustandi_22 kurang tepat kebenarannya.

Saat dikonfirmasi, pemilik akun yang bernama asli Benny Rustandi mengaku, bahwa nenek tersebut merupakan tetangganya. Atinah, kata dia, mendapatkan hak pilih dan seharusnya mencoblos di TPS 23, Kelurahan Pamoyanan.

“Sang nenek meninggal karena serangan jantung. Jadi dia tidak sempat memilih. Padahal dia sangat antusias terhadap Pilgub Jabar kali ini,” sebutnya.

Dirinya pun menjelaskan, bahwa informasi yang diunggahnya ke IG itu, hanya sebuah apresiasi terhadap sang Nenek yang sangat bersemangat menyambut pesta demokrasi milik rakyat.

“Dari postingan itu saya sekedar mengapresiasi Nenek Atinah sekaligus juga memotivasi warga netizen, supaya mereka tidak golput,” tutupnya.

(EG)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

To Top
%d blogger menyukai ini: