Heri Gunawan : Waspadai Peredaran Uang Palsu !

oleh -13 views
WhatsApp Image 2019 03 21 at 16.45.06

SUKABUMI, walimedia.com. -Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu, terutama di tahun politik ini. Karena tidak menutup kemungkinan adanya peredaran uang palsu.

“Ditahun poltik ini masyarakat harus waspada kemungkinan adanya peredaran uang palsu,”ujar Heri Gunawan, Angoota Komisi XI DPR RI saat sosialisasi edukasi uang sebagai kedaulatan NKRI, di SMK Persada Kota Sukabumi, Kamis (21/03/2019).

Selain menekankan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya peredaran uang palsu, Heri juga menghimbau agara masyarakat khusunya para pelajar untuk mencintai rupiah. Jangan sampai uang sisa jajan mereka di rusak.”Maksudnya jangan smapai sisa uang jajan mereka di uwel-uwel sehingga uang tersebut rusak, jadi uang itu harus dijaga. Sementara mata uang asing di elus-elus dan dijaga keutuhanya. Nah itu jangan sampai terjadi,”jelasnya.

Heri menginginkan para masyarakat dan generasi muda benar-benar harus mencintai rupiah. Sebab, ongkos cetak rupiah tersebut tergolong sangat mahal.”Misalkan ada uang jelek atau rusak, kemudian di destroy, terus dibuat uang baru. proses seperti itu sangat tinggi. Dan ini tentunya membebani APBN kita,”ucap Heri.

Untuk itu Heri berharap, masyarakat dan anak muda di Sukabumi mengerti akan uang palsu, mencintai akan rupiah.”Saya yakin habis edukasi ini mereka akan ngomong minimal kepada keluarganya tentang kegiatan ini, dengan begitu efek berantai akan terjadi kedepanya,”kata heri.

Heri meyakini jika seluruh masyarakt mencintai dan tetap menjaga nilai rupiah, maka peredaran mata uang palsu setiap harinya bisa ditekan.”Intinya jaga mata uang rupiah supaya lebih awet dan antisipasi peredaran uang palsu. Sehingga kedepanya di Sukabumi tidak ada peredaran uang palsu, dan semua masyarakatnya sangat menjaga dan mencintai rupiah,” pungkas Heri. (ardan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.