Pelatih PS di Bandung Bakal Mendapat Vaksin Covid-19

oleh -9 views
WhatsApp Image 2021 05 10 at 11.18.17 1 e1620621037783
Ketua Umum Askot PSSI Kota Bandung Yana Mulyana (ketiga kanan) menyerahkan bantuan ke setiap PS pada acara Rapat Koordinasi di Gedung Asprov PSSI Jabar Minggu malam (9/5/2021). (esa)

BANDUNG I WALIMEDIA – Program vaksinasi covid-19 kini mulai menyasar ke setiap pelatih Persatuan Sepakbola (PS) di Kota Bandung beserta perangkat pertandingannya.

Hal itu tersirat ketika Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Bandung lewat ketua umumnya Yana Mulyana mengharapkan keinginannya tersebut segera dapat terlaksana.

“Jadi untuk melaksanakan program vaksinasi tersebut, Askot PSSI Kota Bandung akan terlebih dahulu menggelar rapat exco untuk menentukan berapa jumlah yang dibutuhkannya,” ujar Yana yang juga Wakil Walikota Bandung tersebut usai rapat koordinasi Askot PSSI Kota Bandung di Gedung Asprov PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Minggu malam (9/5/2021)

Setelah rapat digelar, tutur yana selanjutnya adalah membuat surat pengajuan vaksinasi ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat melalui Asprov PSSI Jabar.

“Jadi intinya, kita akan tentukan dulu kebutuhan berapa yang akan menerima vaksin. Setelah itu minta melalui Asprov PSSI Jawa Barat dengan mengajukan ke Dinkes Jabar,” ungkap Yana.

Yana menegaskan, vaksinasi perangkat pertandingan sepakbola di Kota Bandung sangatlah penting. Sebab, jika Liga 1 dan Liga 2 sudah diijinkan untuk bertanding maka turunannya seperti kompetisi usia di bawahnya akan ikut dipertandingkan.

“Tapi harus diingat, jika sudah ada kompetisi sepakbola, yang kita harapkan adalah semua tetap mengutamakan protokol kesehatan. Dan yang pasti bertahap yakni tidak boleh ada penonton,” ujarnya,

Yana mengutaran pengalamannya ketika menonton langsung turnamen sepakbola Piala Menpora tempo hari. Saat itu, ujarnya, protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan dengan sangat disiplin dan penuh tanggung jawab.

“Luar biasa. Banyak yang saya petik dari kompetisi Piala Menpora 2021 yang kebetulan saya hadir di stadion. Disana protokol kesehatannya sangat ketat. Tiap laga harus di swab,” tuturnya.

Untuk itu, Yana menilai Piala Menpora telah berhasil digelar karena tak ada kluster Covid-19 selama kompetisi digelar. Hal tersebut menjadi sinyal bahwa kompetisi sepakbola bisa segera dilaksanakan. (esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.