Tiga Amalan Bagi Umat Muslim Saat Terjadi Gerhana

oleh -2 views
al hikmah indihiang
Kegiatan ibadah menyambut datangnya gerhana bulan di masjid Al Hikmah, Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat

TASIKMALAYA | WALIMEDIA – Gerhana Bulan Total yang terjadi hari Rabu 26 Mei 2021 bertepatan dengan 14 Syawal 1442 H, sebagai bentuk peringatan dari Allah SWT bagi umat muslim. Maka dari itu saat terjadi Gerhana dianjurkan untuk melakukan tiga amalan ini, yaitu, bertakbir, sholat gerhana dan juga bershadaqah.

Menurut Ustad Rahmat Ansori saat mengisi khutbah di Masjid Al-Hikmah, Jl Leuwidahu Kecamatan Indhiang, Kota Tasikmalaya, bagi pecinta sunah rosul (umat Islam), setiap ada gerhana hendaknya harus bertakbir, beribadah (solat) dan bersedekah.

“Bagi pecinta sunnah rasul, setiap ada Gerhana baik itu Gerhana Matahari ataupun Gerhana Bulan sesuai sabda Rasulullah Solallohu ‘alaihi wasalam, ketika kalian melihat kejadian gerhana, kalian harus takbir, beribadah kepada Allah dan bershadaqah,” jelas ustadz Rahmat, Rabu (26/5/2021).

Menurut Ustad Rahmat, dulu di Indonesia jika ada kejadian gerhana ada kepercayaan bagi wanita yang hamil harus sembunyi di kolong, sebab jika tidak begitu maka anaknya akan lahir dengan kulit hitam. Padahal itu bukan lah suatu hal yang disabdakan oleh Rasulullah.

“Alhamdulillah kepercayaan itu sekarang mulai terkikis dan saat ini sebagian besar umat muslim melaksanakan shalat gerhana,” ujarnya.

Di akhir khutbahnya, Ustad Rahmat menyampaikan dengan kejadian gerhana, Allah memperingatkan kepada hambanya. Karena biasanya kita umat manusia sering diterangi oleh matahari dan bulan.

“Maka padamnya sinar matahari dan bulan ini menjadi peringatan bagi umat manusia supaya mereka selalu ingat kepada Allah. Rasulullah selalu khawatir kejadian gerhana ini menjadi awal mula terjadinya kiamat,” tutupnya.

Sodaqoh Palestina

Saat pelaksanaan kegiatan ibadah malam berkaitan dengan peristiwa gerhana bulan di Masjid Al-Hikmah, Leuwidahu Kecamatan Indhiang, pengurus DKM (Dewan Kemamuran Masjid) menerima bantuan sodaqoh dari jamaah. Selain dalam bentuk makanan dan minuma, juga dalam bentuk uang tunai.

“Ada 2 jenis shadaqah dari jamaah yang kita terima, pertama makanan dan minuman. Itu kita nikmati bersama setelah melaksanakan shalat isya. Kedua berbentuk uang, itu kita salurkan untuk membantu saudara kita di Palestina, ” ujar Pipin Aripin, pengurus DKM Al Hikmah. (Alv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.