Seluruh Pasar Rakyat di Jawa-Bali Boleh Buka Selama PPKM  

oleh -6 views
mendag
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (Biro Humas Kemendag/wmol).
JAKARTA I WMOL – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyampaikan seluruh pasar rakyat di Jawa-Bali, termasuk Jakarta boleh dibuka selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dengan ketentuan yang telah diatur pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Jadi kalau kita lihat, pasar yang menjual barang-barang kebutuhan pokok, seluruh pasar rakyat di Jakarta boleh dibuka sampai dengan jam delapan malam dengan kapasitas 50 persen,” kata Mendag Lutfi di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Mendag memaparkan pasar di Jawa Barat juga boleh buka hingga pukul 8 malam dengan kapasitas 50 persen. Tapi, khusus di Kota Bandung, jam operasionalnya adalah mulai Pukul 4 pagi hingga 10 pagi. Sedangkan di Bogor, pasar dibolehkan buka pukul 5 pagi hingga 4 sore.

Sementara di Jawa Tengah, pasar buka hingga pukul 8 malam dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Tetapi, khusus di Banyumas, pembukaan pasar dimulai pukul 5 pagi hingga jam 2 siang. Di Cilacap mulai pukul 5 pagi hingga 2 siang dan Surakarta mulai pukul 5 pagi hingga jam 5 sore. Lalu di Tegal, pasar diperbolehkan buka pukul 5 pagi hingga jam 1 siang.

Sementara di Jawa Timur, maksimal pasar buka hingga jam 8 malam dengan kapasitas 50 persen. Di malang jam operasional pasar dimulai pukul 6 pagi hingga 11 siang, dan di Probolinggo pasar buka pada pukul 5 pagi hingga 4 sore.

Sementara di Bali, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, pasar diperbolehkan buka hingga jam 8 malam dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

“Toko kelontong, agen, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, cucian kendaraan, dan usaha kecil juga boleh buka sampe jam 9 malam,” ujar Mendag Lutfi.

Sementara untuk warung makan, juga diperbolehkan buka sampai jam 8 malam dengan maksimal kunjungan adalah 20 menit dan tidak boleh lebih dari tiga orang.

“Memang kita masih mengalami pembatasan, tapi kita harap ini dapat membantu daripada pergerakan ekonomi di pasar-pasar dan warung-warung di Jawa dan Bali,” ujar Mendag Lutfi. (na/den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.