Persiapan Intensif, Cabor Judo Bidik 7 Emas di Papua

oleh -5 views
Pelatih tim Pelatda judo Jawa Barat, Arnold Silalahi (Deden. GP/wmol)

BANDUNG I WMOL – Sebanyak 18 pejudo terbaik Jawa Barat  telah siap bertarung di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua, Oktober 2021 mendatang. Hal tersebut ditegaskan pelatih tim Pelatda judo Jawa Barat, Arnold Silalahi. Menurut Arnold saat ini mereka terus mematangkan persiapan, bahkan intensitas latihan semakin meningkat.

“Saat ini Pelatda PON Cabor judo, kita persiapkan dengan sangat intensif . Jadi dengan latihan sehari tiga kali, pagi jam setengah tujuh, lalu siang jam 10.00 sampai jam 12.00, sore jam 16.00 sampai jam 18.00, ini sudah berlangsung selama tiga bulan,” ujar Arnold di Ruang Kominfo KONI Jabar, jalan Padjajaran, Kota Bandung, Sabtu (28/8/2021).

Arnold menambahkan, saat ini, ada beberapa program yang disiapkan olehnya sebelum berangkat ke Papua, diantaranya penyesuaian cuaca.

“Pemusatan, kita sejak Februari akhir kita sudah berada di Rindam III Siliwangi. Nanti kita aklimatisasi di Karawang pada 5-23 September untuk menyesuaikan suhu karena cuaca di Papua panas,” jelasnya.

Soal target medali di Papua, Arnold mengatakan tim judo Jawa Barat menargetkan enam sampai tujuh medali emas dari 19 nomor yang dipertandingkan. Target tersebut turun dari PON sebelumnya.

“Untuk target medali yang dibebankan kepada kami, kita mempunyai target enam sampai tujuh emas, dari 19 nomor yang akan dipertandingan, mungkin terjadi target penurunan medali,” kata Aenold.

Arnold mengungkapkan, ada beberapa faktor yang membuat target perolehan medali PON XX Papua menurun, diantaranya beberapa atlet andalan judo Jawa Barat di PON sebelumnya sudah tidak bertanding lagi.

“Karena ada beberapa unggulan kita yang sudah tidak bertanding lagi, atlet eks PON XIX/2016. Sehingga target kita turun, ditambah lagi ada beberapa nomor yang dipertandingkan,” ujarnya. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.