Atlet Asal Kota Bandung Berkalungkan 34 Medali Emas di PON Papua

oleh -20 views
WhatsApp Image 2021 10 19 at 13.20.57
Rahma Dwi Aulia Alumni SMAN 27 Bandung peraih medali emas PON XX Papua cabang olahraga hockey indoor putri. (dok/wmol)

BANDUNG I WMOL – Superioritas atlet-atlet Jawa Barat di PON Papua benar-benar tak terbantahkan dengan tampil sebagai juara Umum ! Bahkan klasemen akhir perolehan medali menunjukkan, kontingen Jabar bukan saja unggul dalam perolehan medali emas (133) tapi juga medali perak (105) dan  perunggu (117).

Prestasi yang sungguh fenomenal sekaligus menunjukkan bahwa Jabar bukanlah tipikal  jago kandang setelah pada gelaran PON sebelumnya tahun 2016 di Jabar, tampil pula sebagai juara umum.

Hasil juara umum ini menjadikan Jabar mengulang sejarah 70 tahun lalu ketika mampu meraih gelar juara umum berturut-turut, yakni tahun 1951-1953. Sukses Jabar di PON Papua tentu merupakan perjuangan dan kerja keras yang luar biasa dari atlet, pelatih, tim dan keluarga kontingen Jabar.

“Ini hasil dari keringat, tangis dan darah, buah dari kerja keras, ketekunan dan kedisplinan serta kerjasama seluruh stakeholder olahraga di Jawa Barat,” tutur Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyikapi sukses Jabar di PON Papua.

Last but not least, kedigjayaan kontingan Jabar diperhelatan PON Papua, tak bisa dilepaskan dari kontribusi atlet-atlet asal Kota Bandung. Seperti diketahui, kontingen Jabar berkekuatan 1.114 atlet. Sementara  Kota Bandung mengirimkan 213 atlet dan 92 ofisial untuk kontingen Jawa Barat. Itu berarti sekitar 30 persen kekuatan kontingen Jabar berasal dari kota Bandung.

Sampai perhelatan PON Papua usai 15 Oktober lalu, atlet-atlet asal kota Bandung berhasil meraih 34 emas, 38 perak dan 34 perunggu. Atlet asal kota Bandung bertanding  pada 37 cabang olahraga. Namun khusus untuk cabang olahraga tinju, anggar dan menembak tidak terdapat perwakilan atlet dari Kota Bandung.

Optimis tapi Tidak Jumawa

Prediksi Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi yang mengatakan atlet asal Kota Bandung  akan berkontribusi, terbukti memang menjadi kenyataan.

“Salah satunya dari cabor bela diri, renang, Insya Allah itu jadi unggulan, cabang yang terukur, dan penampilan, termasuk cabang permainan,” kata Nuryadia ketika itu, saat melepas atlet kota Bandung ke PON Papua, Kamis 9 September 2021 di Pendopo Bandung.

Keoptimisan Nuryadi ketika itu berdasarkan pada kesiapan seluruh atlet yang akan bertanding sudah mempersiapkan diri termasuk sudah mendapatkan pelatihan dari KONI Jabar.

“Kita harus optimis dalam berbagai hal, walaupun kita analisis peluang itu kita harus kedepankan, tidak boleh jumawa, tetap siaga,” tutur Nuryadi. Seuntai kalimat sederhana tapi sarat makna dari Ketua Umum KONI Kota Bandung itu, pada gilirannya mampu memotivasi atlet untuk bertekad meraih prestasi maksimal. Dan Akhirnya memang terbukti !

Salah satu atlet Kota Bandung yang meraih medali emas Anisa Shopiani dari cabang olahraga dayung mengaku bangga bisa mengharumkan nama Kota Bandung dan Jawa Barat.

“Alhamdulillah dapat memperoleh hasil yang terbaik. Bisa membawa Jabar juara umum dayung,”ujar Anisa.

Anisa mengakui, prestasi yang diraihnya bukan hal instan. Proses pembinaan telah ia lalui sejak lama. Bahkan untuk menghadapi PON XX/Papua, telah dilaksanakan sejak beberapa bulan lalu.

“Alhamdulillah meski sempat terkendala adanya pandemi COVID-19, tetapi tetap bisa meraih hasil terbaik,” tuturnya. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.