Pecatur Jabar Siap Memberi yang Terbaik di Pentas Peparnas Papua

oleh -6 views
adik
Manager catur sekaligus ketua NPCI kota Bandung Adik Fahrozi (den/wmol)

BANDUNG I WMOL –  Manajer cabang olahraga (cabor) catur ke ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua, Adik Fachrozi memompa semangat atlet NPCI Jawa Barat, untuk memberi yang terbaik di ajang Peparnas XVl Papua 2021. Adik optimis dengan motivasi dan latihan yang rutin  di Pelatda, pecatur Jabar akan tampil maksimal.

“Intinya kita sudah siap tempur, atlet catur yang disiapkan menuju Peparnas XVl Papua ada 13, mengikuti 38 nomor pertandingan. Tetapi ada beberapa nomor yang tidak bisa ikut, karena atletnya tidak ada. Target dengan kondisi sekarang adalah 4 emas. Namun harapannya bisa lebih dari 4 medali emas,” ujar Adik yang juga Ketua NPCI Kota Bandung, Minggu (31/10/2021).

Menurutnya, nomor pertandingan catur yang diunggulkan, berada di nomor B1, B2 putri target 2 emas, dan di nomor elit juga 2 emas. Sementara itu rival yang diperhitungkan, lanjut Adik, yaitu tuan rumah Papua, Jateng, Jatim dan Kalimantan Timur.  Pada Peparnas tahun 2016, tim catur Jabar meraih 8 emas, dan meraih juara umum.

“Tim Papua tampil full tim, pastinya peluang mereka meraih medali terbuka. Provinsi Jateng, Jatim dan Kalimantan Timur mungkin bakal menjadi batu sandungan tim catur Jabar. Bicara di kelas elit, tim Jabar itu mendominasi, di nasional atau pelatda,  hampir 90 persen atletnya berasal dari Jawa Barat ,” ungkap Adik.

Sebagai manager dan pimpinan NPCI Bandung, Adik merasa ada beban moral yang harus diemban, agar atlet yang sudah dibina tetap bersemangat untuk meraih medali.

“Sempat terkendala anggaran, namun tetap kita motivasi ke atlet, apapun yang tetjadi kita bertanding. Kita ketahui 35 persen atlet kekuatan Jabar dari Bandung yaitu 51 atlet Peparnas, ini sebagai tanggung jawab dan beban moral saya dan teman-teman. Saya tekankan atlet dari kota Bandung, untuk berbuat yang terbaik bagi Jabar.” tutur Adik.

Akhirnya Adik berpesan kepada para atlet, “Jangan kau hitung apa yang telah diberikan oleh negara, tetapi hitunglah apa yang belum kau berikan bagi negara”. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.