Jejak Digital, Wujud Nyata Prestasi Fenomenal

oleh -25 views
WhatsApp Image 2021 12 20 at 06.30.38
Ketua Umum KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin. (dok)

 

TUHAN tidak mengharuskan kita sukses. Tuhan hanya mengharapkan kita mencoba…

IMG 20220103 WA0012

Sebuah rangkaian kalimat sederhana. Namun fakta dibalik itu tergambar sebuah tekad yang tak kunjung padam. Semangat untuk selalu berusahan, merengkuh sebuah keberhasilan.

Fakta pula jika sebuah keberhasilan pada gilirannya membawa sebongkah kepercayaan untuk – umpamanya, memimpin sebuah organisasi tak hanya sekali. Sosok yang tepat dari beragam perumpamaan ini bisa dengan pas dialamatkan pada seorang Ahmad Saefudin.

Sejak 2014 Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin, SE, MM, AIFO. memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat. Artinya sampai tahun 2022 Ahmad Saefudin telah dua periode memimpin KONI Jabar.

Di penghujung kepengurusannya pada tahun 2018 pada saat pelaksanaan pemilihan kepengurusan baru, pria tegap kelahiran 12 September 1961 ini pernah menyatakan ingin mundur dari dunia keolahragaan di Jabar. Alasannya sederhana : Ingin menciptakan regenerasi kepengurusan.

Apa boleh buat, mundurnya Ahmad dari kepengurusan periode selanjutnya seolah tak “direstui” oleh stake’holder olahraga Jabar termasuk pengurus cabang.olahraga dan KONI Kabupaten dan Kota. Ini seperti mengurai fakta bahwa sebuah keberhasilan pada gilirannya membawa sebongkah kepercayaan.

Dan benar saja, pada gelaran Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada 13 September 2018, Ahmad secara aklamasi terpilih kembali menakhodai KONI Jabar. Sebuah kepercayaan yang “dibayar” Ahmad dengan sederet prestasi spektakuler di periode kepengurusan keduanya.

Fenomenal

Pria berkumis lulusan Akademi Militer Tahun 1985 ini mencatat prestasi cemerlang saat menakhodai KONI Jabar. Yang fenomenal diantaranya mewujudkan Jabar menjadi juara umum PON XIX 2016 dengan jumlah medali spektakuler, yakni  531 keping ! Rinciannya adalah 217 keping medali emas, 157 medali perak dan 157 medali perunggu.

Lantaran jumlah medali yang diraih sangat banyak, walhasil Museum Rekor Indonesia (MURI) mengganjarnya dengan sebuah rekor. Ya, rekor perolehan medali terbanyak selama sejarah perhelatan PON digelar.

Usai sukses di PON XVI, suami dari Siti Maryam SE. ini membidik sukses di PON berikutnya, yaitu PON Papua. Sebuah perjuangan yang sangat berat karena PON kali ini digelar diluar pulau Jawa.

Sebagai seorang tentara tertanam kuat arti sebuah perjuangan. Ahmad tak kenal menyerah. Bersama pasukannya, sederet pengurus KONI Jabar dan tentu gelora semangat dari para atletnya, Ahmad ingin menepis anggapan bahwa juara di PON XVI tak lebih karena posisi Jabar sebagai tuan rumah penyelenggaraan.

Apa yang kemudian terjadi ? Di Bumi Cendrawasih inipun tak ada daerah lain yang mampu menghadang prestasi Jabar. Ya, kontingen Jawa Barat kembali menjadi juara umum dengan berkalungkan 133 emas, 105 perak dan 115 perunggu. Sah sudah Jabar menjadi juara sejati. Bukan jago kandang !

Tak pelak sosok Ahmad Saefudin menjadi figur sentral keberhasilan olahraga di Jabar. Lantas salahkan jika Ahmad kembali memimpin KONI Jabar ? Secara organisasi Ahmad Saefudin jelas tak bisa maju kembali.

Namun apakah masih bisa menutup mata jika kekaryaan Ahmad dikancah olahraga Jabar, menutup kembali peluangnya untuk terpilih ? Apalagi kini suara-suara nyaring mulai terdengar dikalangan Cabor dan KONI KONI di daerah.

Intinya mereka mengharap Ahmad Saefudin terpilih kembali memimpin KONI Jabar guna membawa Jabar menciptakan hatrick digelaran PON selanjutnya.

Apakah kita masih menutup mata untuk jejak digital wujud nyata sebuah prestasi fenomenal ? Marilah kita sportif untuk menilai. (Deden .GP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.