Pimpinan DPRD Apresiasi Silaturahmi Ulama-Umaro Jelang Ramadhan

oleh -3 views
WhatsApp Image 2022 03 31 at 12.23.03 e1648709360835
Silaturahmi Ulama dan Umaro Kota Bandung

BANDUNG | WALIMEDIA – Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mengapresiasi terlaksananya silaturahmi ulama dan umaro, yang menjadi bagian kegiatan rutin dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1443 H/2022.

Ia berharap dengan kegitan seperti itu, selain akan terjalin silaturahmi yang erat antara ulama dan umaro, juga akan muncul masukan-masukan menyejukan dan konstruktif demi terwujudnya visi-misi Kota Bandung.

IMG 20220103 WA0012

“Mudah-mudahan dengan terjalinnya silaturahmi ini, para pimpinan di Kota Bandung mendapatkan banyak masukan-masukan yang menyejukkan dan konstruktif dari para ulama, tentunya untuk mewujudkan visi misi Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis,” ujar Tedy, Rabu (30/3/2022) lalu.

Menurut Tedy, dengan hadirnya momentum ini pun banyak masukan informasi yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Bandung bagi para ulama dan umaro, terkait kondisi terkini Kota Bandung.
Salah satu yang disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana adalah perkembangan kondisi pandemi Covid-19, yang dapat menjadi perhatian dalam pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan.

“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Plt. Wali Kota Bandung tekait kondisi Covid-19 di Kota Bandung saat ini, maka mudah-mudahan di lapangan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Secara umum, dalam Ramadan tahun ini masyarakat bisa kembali menggelar salat tarawih, dan salat idulfitri. Akan tetapi harus tetap menjaga protokol kesehatan ketat, agar tidak terjadi lagi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bandung.

Tedy menambahkan, bahwa masyarakat, khususnya kaum ibu untuk tidak panic buying dalam menghadapi Ramadan. Karena, ia telah memastikan bahwa ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kota Bandung aman dan mencukupi.

“Tadi pagi kita sudah meninjau ke pasar tradisional, bahwa stok bahan kebutuhan pokok di Kota Bandung tetap aman dan tersedia. Maka jangan ada pikiran-pikiran untuk menimbun dan karena hal itu justru akan memicu terjadinya kenaikan harga,” ucapnya.

Oleh karena itu, Tedy berharap masyarakat membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhan, bukan keinginan.
“Jadi kami mengimbau agar jangan panic buying, jangan menimbun atau menumpuk, hanya karena kekhawatiran bahwa ketersediaan bahan kebutuhan pokok kembali langka. Insyaallah barang kebutuhan pokok tersedia dan aman,”katanya.(Per/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.