Persoalan Internal BUMD Rumit, Inovasi Program Tersendat

oleh -5 views
WhatsApp Image 2022 04 23 at 15.31.20 e1650714807675
DPRD Kota Bandung bersama Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bandung, dan BUMD Kota Bandung melaksanakan Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) 1 membahas realisasi kinerja T.A 2021 di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Jum'at (22/4/2022). (dok/Ariel/Humpro DPRD Kota Bandung)

BANDUNG | WALIMEDIA – DPRD Kota Bandung bersama Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bandung, Perumda Tirtawening dan Perumda Bank Bandung melaksanakan Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) 1 membahas realisasi kinerja T.A 2021 di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Jumat (22/4/2022).

Rapat kerja ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafurry.

IMG 20220103 WA0012

Anggota Pansus Rizal Khairul menyampaikan persoalan internal (Badan Usaha Milik Daerah) BUMD yang masih menjadi kendala rumit dab belum dibenahi secara serius setiap tahunnya.

“BUMD Kota Bandung harus melakukan pembenahan di bagian SDM. Permasalahan BUMD sering kali dipicu karena adanya persoalan internal yang masih rumit untuk diselesaikan. Sehingga banyak inovasi serta program-program yang menjanjikan baik income maupun outcome menjadi tersendat, tapi itu semua saya rasa masih belum terlambat untuk segera dibenahi dan harus segera dievaluasi dengan baik,” kata Rizal.

Pada kesempatan itu Salmiah Rambe berharap bahwa Bank Bandung (BB) memberikan perhatian berupa pendampingan kepada pengusaha yang baru saja memulai kariernya.

“Saya berharap, Bank Bandung juga bisa memberikan fasilitas pendampingan yang tepat untuk pelaku usaha pemula, selain bantuan kredit bagi pedagang ataupun masyarakat yang membutuhkan bantuan dana untuk usaha. Selain itu saya juga sepakat bahwa semua BUMD harus membenahi persoalan internalnya sebagaimana mestinya,” kata Salmiah.

Anggota Pansus 1 lainnya, Iman Lestariyono menyampaikan bahwa Bagian Perekonomian harus mengambil peran lebih sebagai pembina sekaligus pengawas bagi lembaga yang sedang bermasalah, dalam hal ini BUMD Kota Bandung.

“Dengan situasi BUMD yang tidak sehat seperti ini, saya mempertanyakan bagaimana peran Bagian Perekonomian yang menaungi lembaga BUMD di Kota Bandung ini. Mulai dari pembinaan dan pengawasan harus lebih diperketat lagi. Melihat dari Dirut yang saat ini menjabat, saya rasa cukup kooperatif untuk didiskusikan bersama-sama. Selain itu, kepada BUMD juga harus meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi yang menunjang kinerja BUMD ini untuk menjaga kepercayaan masyarakat kepada BUMD Kota Bandung,” kata Iman.

Sedangkan Hasan Faozi meminta agar setiap perangkat daerah memberikan laporan presentase kinerja pada tahun 2021 agar menemukan bentuk solusi dan rekomendasi sebagai acuan untuk perbaikan ke depan. (fan/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.